Laman

Jumat, 07 Januari 2011

Mengintip Kehidupan Suku Iban di serawak, Malaysia

Foto:dokumentasi suku iban

Jauh dari hiruk pikuk dunia dan segala rutinitasnya, kali ini kita akan menjelajah jauh ke pelosok, mengurai cerita tentang sekumpulan kelompok masyarakat minoritas, suku Iban. Siapakah mereka?

Suku Iban merupakan satu rumpun dengan suku dayak di Kalimantan. Orang Iban berbicara menggunakan dialek Malaysia yang merupakan bahasa utama di wilayah Kalimantan. Dalam penggunaannya ditemui adopsi kata-kata dari bahasa lain seperti bahasa Indonesia, Sansekerta dan sebagainya.

Foto oleh Berita Daerah / Handi

Orang Iban terkenal dengan Rumah Panjangnya (Longhouse) atau yang di kenal juga dengan sebutan Rumah Betang bagi Dayak Kalimantan Barat. Mereka hidup berkelompok dan tinggal bersama – sama dalam satu rumah yang besar. Untuk melihat suku dayak Iban dan Rumah Panjang ini kita harus menuju kota Betong, Serawak. Disamping kota - kota lain di daerah serawak seperti Miri, Sibu dan Baleh.

Foto oleh Berita Daerah / Handi

Kota Betong sendiri berjarak 300 Km lebih dari Kota Kuching, Serawak Malaysia . Perjalanan darat memakan waktu 3 – 4 jam. Dapat ditempuh dengan mengunakan bus atau mobil pribadi. Suasana daerah Betong ini teduh dan sepi, terlihat perpohonan dan kebun karet disepanjang jalan. Sehari-harinya hanya terlihat beberapa mobil yang melewati jalan yang memiliki kontur rata dan baik ini. Udara disini dingin sebab lokasinya memang berada di daerah pengunungan. Masyarakat Suku Iban ini umumnya berladang dengan jenis tanaman seperti padi, kopi, lada, dan karet.

Sebagian dari mereka ada yang tinggal di tepi sungai dengan mata pencarian sebagai nelayan sungai. Daerah ini sangat lembab dan basah dengan curah hujan yang tinggi pula. Kondisi ini merupakan berkah bagi pertanian dan ladang mereka.

Kehidupan sosial budaya disini sangat kental sekali. Kebudayaan orang iban pun sangat beragam, beberapa diantaranya seperti tari-tarian yang mengambarkan suasana peperangan, dan juga tarian menyambut hasil panen yang berlimpah. Semuanya itu dilakukan dalam Rumah Panjang. Bersama sanak keluarga lainnya mereka berkumpul bersama menyanyi dan menari.


(Handi Fu/TN/VBL)

sumber = vibizlife.com/detail/travel/mengintip-kehidupan-suku-iban-di-serawak-malaysia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar